To Be an ELF

Gambar

 

Title                :           To Be an ELF – Jewels

Author            :           Aoey Kiyumi (UminUyun)

Main Cast       :           Me

Super Junior

Support Cast  :           SNSD

SS501

Genre              :           Tentukan sendiri

Author  POV

EverLasting Friend. Sebuah nama yang diberikan oleh seoarang malaikat itu terdengar begitu indah di telingaku. Sebuah nama yang awalnya terdengar asing itu kini telah menjadi bagian dari hidupku bahkan telah mendarah daging dalam diriku. Mungkin menjadi seorang ELF sudah menjadi salah satu takdirku. Kalian tahu kenapa aku bisa mengatakan hal itu sebagai takdir? Jadi begini ceritanya . . .

~flashback~

Tahun 2009

“ahh.. gomawo, ne” ucapku pada seorang yeoja yang sedang mengembalikan flashdisk kesayanganku. Aku sangat berterima kasih padanya. Bagaimana tidak, dia telah mengisi flashdiskku dengan berbagai video SS501. Beberapa hari lalu aku memang memintanya untuk mengisi flashdiskku dengan video SS501, boyband Korea kesukaanku.

cheonma” balasnya ramah lalu meninggalkanku. Ahh.. senangnya. Rasanya sangat ingin segera pulang dan menonton semua video ini. Pasti bagus. Hari yang terasa amat panjang saatku di sekolah akhirnya berakhir. Tanpa basa – basi lagi, segera kulangkahkan kakiku menuju rumah lalu mengganti pakaian dan bergegas menyalakan laptop.

“mwoya?!” pekikku seketika saat menyadari bahwa video yang ada dalam flashdiskku bukanlah video SS501. Apa – apaan ini? Siapa mereka? Terlihat begitu aneh. Kubuka satu persatu semua video dalam flashdiskku. Pada setiap filenya terdapat nama Super Junior.

“aish.. video apa ini? Kenapa isinya orang aneh?” gerutuku tak jelas saat menenonton sebuah video yang berisikan penutupan sebuah konser yang bernama Super Show 3. Kenapa kusebut aneh? Karena dalam video itu terlihat dua orang namja yang tengah memberikan tumbkiss pada para penonton yang berteriak tak karuan di hadapan mereka.

Teriakan para penonton itu semakin menjadi saat kedua namja itu menempelkan jempolnya pada bibir lawan mainnya –permainan cium jempol. Namun saat salah seorang dari mereka berhasil menempelkan jempolnya pada bibir namja yang satunya, namja itu malah berlagak jijik lalu pergi begitu saja. Dasar aneh. Padahal dia yang memulai permainan konyol itu. Dan lebih konyolnya lagi adalah ia mengenakan kaos tanpa lengan yang memamerkan bulu ketiaknya yang cukup lebat. Namun terlepas dari semua keanehan itu, dia tampan. Dengan rambutnya yang naik keatas, rahangnya yang menonjol, dan kulit putihnya dia lebih menarik perhatianku dibanding namja yang satunya.

Kubuka video yang selanjutnya. Kali ini sebuah Music Video. Pada bagian nama file video itu bertuliskan MV Super Junior H – Cooking? Cooking!. Terdengar lantunan sebuah musik yang ceria dengan diikuti gambar enam orang namja yang tersiksa karena masakan seorang yeoja. Hey, aku tahu yeoja ini. Jika tidak salah, dia adalah anggota girlband bernama Seo Nyuh Shi Dae atau yang sering disebut SNSD tapi siapa namanya aku juga tidak tahu. Maklum saja, selama ini yang menjadi pusat perhatianku hanyalah SS501.  MV yang kutonton saat itu terus berputar hingga akhir. MV yang aneh. Amat sangat aneh.

Di tengah keanehan MV ini, aku mendapati seorang member yang begitu menarik perhatianku. Member berambut cokelat, berjaket kuning dan berwajah aneh. Entah mengapa namja ini begitu menarik perhatianku. Kurasa ia mempunyai kharisma tersendiri.

Semua video dalam flashdiskku telah kutonton dan tak ada satupun video SS501. Sebenarnya aku sangat ingin protes pada temanku itu. Tapi mana mungkin aku memrotesnya, yeoja yang kumintai semua video ini tidaklah sekelas denganku. Lagipula aku tidak mengenalnya dengan baik. Berkenalan dengan yeoja itu hanyalah kebetulan dan saat aku mengetahui bahwa yeoja itu adalah seorang K-POPers, langsung saja kumintai video SS501.

Setelah menonton semua video aneh ini, aku berniat menghapusnya karena tak sesuai dengan keinginanku. Tapi entah mengapa hati kecilku berkata lain. ‘mungkin video ini akan berguna untukku kelak’ begitu pikirku. Akhirnya aku memindah semua video itu kedalam laptopku dan mempertahankannya walaupun sangat jarang kutonton.

Tahun 2010

“aku pulang~” sapa eonnieku saat memasuki rumah. Huwaa~~ eonnieku pulang!! Kenapa aku sangat senang? Bukan karena aku merindukannya melainkan karena eonnieku sudah berjanji untuk membelikan DVD boyband kesukaanku.

“eonnie.. mana DVD pesananku?” pintaku sambil bergaya Aegyo di hadapannya. Walaupun ia baru saja duduk tapi aku tak peduli. Yang kupedulikan saat ini hanyalah DVD yang telah kunanti sejak lama.

“aigoo~ aku ini baru saja duduk. Bersabarlah” balasnya sambil merogoh isi tasnya. Aaa… aku sungguh tak sabar melihatnya. “itge” ujar eonnieku seraya mengangsurkan sebuah DVD padaku. Teriakanku pecah begitu saja saat menerimanya. Dengan kecepatan kilat kubawa DVD itu ke dalam kamarku lalu memutarnya di laptop kesayanganku.

“EONNIE~!!!” teriakku begitu kencang hingga berhasil memunculkan sosok eonnieku dalam sekejap.

“aish.. Kenapa kau berteriak seperti itu?” tanya eonnieku dengan gusar. Tapi aku tak kalah gusar dengannya.

“itge mwoya? Ini bukan SS501!!” omelku saat mendapati bahwa DVD itu bukanlah DVD yang kuinginkan. Kubaca tulisan dalam bungkus DVD itu. ‘Super Junior Intimate Note’  tulisan itulah yang terbaca.

“ne. DVD SS501nya tidak ada dan kata si penjaga toko itu, DVD ini yang paling sering dicari. Jadi, kupikir kau juga menyukainya” jawab eonnieku dengan santai. Sial! Salah sasaran lagi. Kenapa sangat sulit mendapat sesuatu yang berhubungan dengan SS501??

“aish.. tapi aku tidak menyukai mereka. Kenal saja tidak” gerutuku. Aish.. rasanya sangat ingin aku menangis karena DVD yang telah kutunggu cukup lama tidaklah sesuai dengan harapanku. Kalian tahu berapa lama aku menunggu? Hampir tiga bulan ini aku menunggu karena di kotaku belum ada toko yang menjual DVD SS501. Jadi, aku menitipkannya pada eonnieku yang tinggal di luar kota.

“mian. Aku tidak tahu. Baiklah, lain kali kubelikan yang sesuai keinginanmu. Lagipula sudah terlanjur dibeli, mau diapakan lagi” timpal eonnieku cuek dan meninggalkanku begitu saja. Hwwaa….. tentu saja aku sangat sedih. Bayangkan saja jika kalian mengalami apa yang kualami. Pasti akan amat sangat menyedihkan.

Akhirnya kutonton DVD itu dengan beberapa tetes air mata. Lagi – lagi mereka terlihat aneh. Walaupun ini sudah bukan pertama kalinya aku menonton mereka tapi wajah mereka tetap terlihat asing. Dalam DVD menampilkan sebuah boyband bernama Super Junior yang diajak bermain game. “saat konser saja aneh apalagi saat bermain game seperti ini” gumamku.

Ada beberapa adegan yang berhasil mengundang gelak tawaku. Salah satu adegan yang paling kusuka adalah saat beberapa member didandani seperti seorang yeoja lalu mereka naik ke panggung dan mulai memperkenalkan diri mereka masing – masing. Sempat terjadi pertengkaran antara mereka. Tentu saja bukan pertengkaran yang mengerikan melainkan pertengkaran konyol ala mereka.

Namun kekonyolan mereka tak berhenti sampai di situ, setelah memperkenalkan diri, mereka menyanyikan lagu SNSD – Gee dengan gaya yang sangat aneh dan dilanjutkan dengan lagu Super Junior – Sorry Sorry yang merubah imej feminim mereka menjadi imej yang begitu cool, salah satu dari mereka juga sempat membuka roknya. Untung saja disensor. Hahaha…. mereka terlihat amat sangat konyol.

Lagi – lagi aku menemukan seorang member yang begitu menarik perhatianku. Member barumbut lurus, bertubuh kurus dan mengenakan rok selutut berwarna biru saat didandani seperti seorang yeoja. Dia terlihat cantik tapi juga tampan.

Walau ada adegan yang menarik namun tetap saja DVD ini terasa membosankan. Sebenarnya aku sangat ingin membuang DVD ini namun hati kecilku kembali berkata lain. ‘mungkin aku ingin menontonnya lagi suatu saat’ pikirku tak jauh berbeda saat akan menghapus video tentang Super Junior tempo hari.

Tahun 2011

“hey, itu SMASH!!” pekikku saat boyband asal Indonesia itu muncul di layar kaca. Mereka ditantang untuk meniru gerakan dance salah satu boyband Korea. Sebuah MV bernuansa hitam putih mulai berputar di layar kaca. MV itulah yang akan ditiru oleh SMASH. Tunggu… lagu ini tak terdengar asing bagiku. Tapi kapan aku mendengarnya? Dan siapa mereka? Kenapa terasa familiar?

Cuplikan MV itu telah berakhir dan kali ini giliran SMASH yang melakukan gerakan dance itu. SMASH mulai mengikuti gerakan dance dari boyband itu. Waahh… keren bahkan amat sangat keren. Bagaimana bisa mereka menghafal gerakan dance yang terlihat sulit itu dengan cepat dan kopak? Mereka memang keren!

Semenjak saat itu aku semakin sering menemui MV bernuansa hitam putih itu bahkan aku mulai tertarik pada salah seorang membernya. Member berambut lurus, mengenakan kaos putih, dan melakukan  hand dance dengan sangat baik. Ia terlihat begitu mempesona. Tunggu, namja ini juga tak asing bagiku.

Mulai saat itulah aku mencari – cari informasi tentang boyband yang ada dalam MV itu. Super Junior. Nama itulah yang kudapati saat mengetahui judul dari MV itu. Seiring berjalannya waktu, kecintaanku pada boyband beranggotakan 13 orang ini semakin berkembang  dan dimulailah kehidupan baruku sebagai seorang ELF.

Tahun 2012

                Hari ini adalah hari bersih – bersih. Aku memang sangat jarang bersih – bersih terutama membersihkan isi lemari bukuku. Dan karena hari ini adalah hari libur, aku berniat membersihkannya. Banyak sekali buku yang menumpuk dalam lemari bukuku. Entah itu buku yang masih terpakai ataupun tidak.

Kukeluarkan seluruh isi lemari bukuku. Tak hanya kertas yang kudapati namun juga beberapa barang yang dulu pernah hilang, tak jarang juga menemukan uang, hehehe… Kali ini bagian rak kedua yang kubersihkan. Rak kedua berisi semua koleksiku tentang K-POP. Setumpuk majalah menunggu untuk kurapikan. Aigoo~ banyak sekali majalah yang harus kurapikan. Bagaimana tidak, majalah – majalah ini adalah koleksiku sejak tiga tahun lalu.

Kutata satu persatu majalah – majalah ini sambil sesekali membukannya. Sebuah senyuman simpul tergambar saat kubaca satu persatu artikel yang ada di majalah – majalah itu terutama saat kubaca kembali semua majalah lamaku yang kubeli karena ada berita tentang SS501 walaupun hanya sekotak. Sungguh konyol memang saat membayangkan diriku yang begitu bodoh karena membeli majalah yang terbilang tidak murah itu hanya karena ada artikel tentang SS501 walaupun artikel itu tak sampai sepuluh paragraf.

Namun bukan itu yang berhasil mengundang senyumanku melainkan karena semua majalah yang kubeli itu mempunyai pokok bahasan yang sama, tak jarang cover majalah – majalah itu juga menampilkan tokoh idola yang sama. Kalian pasti tahu siapa. Ya. Super Junior. Tak kusangka, sebenarnya sudah lama Tuhan mengenalkanku pada ke-13 namja yang membuat hidupku jauh lebih berwarna. Namun baru dua tahun ini aku menyadari keajaiban mereka dan menjadi seorang ELF.

Aku terkekeh pelan saat membaca salah satu artikel mereka. Aku yakin, pasti saat pertama kali membaca artikel ini, aku berpikiran bahwa begitu sialnya hidupku karena kembali menemukan sesuatu yang berhubungan dengan namja – namja aneh itu. Kenapa aku berpikiran mereka aneh pada saat itu? Tentu saja karena foto – foto mereka yang dimuat pada artikel itu adalah foto mereka saat mengenakan kostum sayur – sayuran. Terlebih lagi ada artikel yang mengatakan bahwa couple EunHae menikah pada saat Super Show 3. Sungguh aneh bukan untuk orang awam seperti diriku saat itu?

Semua pekerjaan bersih – bersih hari ini telah usai. Kuistirahatkan tubuhku dengan sedikit bersantai seraya mengotak – atik laptop kesayanganku yang juga ikut menjadi saksi atas perjalananku menemukan ke-13 manusia yang mengisi hidupku dengan kecerian, kekonyolan, dan cerita yang mengharukan.

Kubuka file – file lamaku. Tak sengaja kutemukan sebuah video tentang SMASH. Kubuka video itu walau kini aku sudah tak menyukai mereka lagi. Ah, aku ingat video ini. Video ini kuambil saat mereka sedang ditantang untuk meniru gerakan salah satu boyband asal Korea.

Hey, ternyata yang mereka tiru saat itu adalah Super Junior – Sorry Sorry. Jelas saja saat itu aku merasa familiar. Aku kembali terkekeh mengenang masa – masa sebelum kukenal ke-13 namja yang kini sangat berarti bagiku.

Kubuka file – file lamaku lagi, termasuk video lama Super Junior. Kuketikan angka 2009 pada kotak pencarian dalam laptopku. Munculah beberapa video lamaku pada tahun 2009. Kubuka satu persatu video itu. Kekehanku kembali terdengar saat mengingat betapa kesalnya diriku mendapati bahwa video itu adalah Super Junior  dan bukanlah SS501.

Namun semua itu berbalik seratus delapan puluh derajat. Kini hanyalah rasa syukur yang dapat kupanjatkan karena Tuhan telah mencegahku untuk menghapus video – video yang awalnya kuanggap aneh ini. DVD – DVD yang kini sudah melebihi kapasitas kotak penyimpananku juga tak luput dari ‘rasia’ku kali ini.

Kembali kutemukan sesuatu yang membuatku mengingat perjalanan awalku mengenal ke-13 peri yang selalu berhasil menyihirku dengan pesona yang berbeda pada setiap waktu kumemandangnya. DVD Super Junior Intimate Note. DVD bersejarah itu kini telah rusak. Mungkin karena terlalu lama kusimpan. Tentu saja aku begitu sedih dibuatnya namun untunglah aku sudah mencopynya ke dalam laptopku.

Rasanya begitu kejam karena membentak eonnieku yang telah membelikan DVD bersejarah ini karena tak sesuai dengan keinginanku. Jika saat ini eonnieku berada di sampingku pasti sudah kupeluk hingga ia sesak nafas.

Hari ini aku mulai sadar bahwa menjadi seorang ELF tidak hanya kehendakku namun juga kehendak Tuhan. Menjadi seorang ELF telah tertulis dalam suratan takdirku dan aku tak pernah menyesali takdir yang telah ditentukan oleh Tuhan untukku. Aku yakin semua yang Tuhan berikan adalah yang terbaik untukku. Termasuk menjadi seorang ELF.

~flasbackend~

Kesedihan kembali menyelimuti benakku. Kesedihan karena akan ditinggal oleh salah seorang malaikat bernama Yesung yang tergabung dalam Super Junior. Semua member dalam Super Junior memang sudah kuanggap seperti malaikat. Merekalah yang membuatku tetap tersenyum bahkan pada saat hari terburukku sekalipun. Walaupun Yesung Oppa bukanlah biasku namun tetap saja ada rasa kesedihan dalam benakku saat melepasnya pergi. Ya.. walau hanya dua tahun tapi itu bukanlah waktu yang singkat untuk tidak melihat malaikatku beraksi di atas panggung.

Tahun depan mungkin akan menjadi tahun yang amat sangat menyedihkan dalam hidupku. Kalian tahu kenapa? Karena namja yang selama ini menjadi penyemangat hidupku juga harus pergi selama dua tahun seperti Yesung Oppa. Tak dapat kubayangkan betapa rindunya diriku nanti saat tidak melihatnya beraksi di atas panggung selama dua tahun. Tidak melihat Leeteuk Oppa yang bukan biasku di atas panggung beberapa bulan saja sudah meninggalkan kerinduan yang teramat dalam apalagi tidak melihat biasku.

Bahkan pada suatu malam, aku pernah menangis sesenggukan hanya karena membayangkan saat ia tidak ada bersama Super Junior selama dua tahun. Entah bagaimana hancurnya diriku nanti. Namun yang pasti, saat ini aku masih sangat membutuhkannya sebagai vitamin tambahan untuk menjalani hari – hariku yang amat sangat melelahkan ini. Bayangkan saja, tidak melihatnya beberapa jam saja aku sudah merindukannya apalagi dua tahun. Itu terlalu mustahil bagiku.

Kalian pasti juga merasakan apa yang kurasakan jika bias kalian adalah Kangin Oppa, Heechul Oppa, Leeteuk Oppa, Yesung Oppa, Donghae Oppa dan Sungmin Oppa. Ini pasti sangat berat bagi kalian. Dan jika kalian memang ELF, kalian pasti sudah mengetahui siapa biasku itu. Ya. Dia adalah Lee Hyuk Jae atau yang lebih sering dipanggil Eunhyuk. Namja yang memiliki panggilan Monkey, Anchovy, Dancing Machine, dan masih banyak lagi itu telah menjadi biasku sejak pertama kali kumengenal Super Junior.

Eunhyuk. Namja itulah yang kumaksud pada video penutupan Super Show 3 tahun 2009 lalu. Namja itulah yang kumaksud pada MV Super Junior H – Cooking? Cooking!. Namja itulah yang kumaksud pada DVD Super Junior Intimate Note. Namja itulah yang kumaksud pada MV Super Junior – Sorry Sorry. Namja itulah yang menjadi penyemangat hidupku, vitamin tambahan untukku dan juga biasku.

Ternyata tak hanya menjadi seorang ELF yang sudah Tuhan takdirkan untukku tapi juga menjadi seorang Jewels. Buktinya hatiku telah dilabuhkan pada namja bernama Eunhyuk itu jauh sebelum aku menyukai Super Junior. Jadi, bisa dikatakan bahwa aku sudah lebih dulu menyukai Eunhyuk dibanding Super Junior.

Hoamm~~ aku rasa cukup sampai di sini dulu ceritaku. Kalian tahu sekarang jam berapa?  Jam sepuluh malam. Walau belum terlalu malam tapi aku menulis cerita ini sejak tadi siang. Akh! Punggungku! Siapapun tolong aku! Punggungku terasa sangat kaku untuk digerakan. Tapi aku senang bisa membagi ceritaku pada kalian. Ini ceritaku. Mana ceritamu? *korban iklan*

============================

Huuaahh…… finish ^.^

FF ini kubuat berdasarkan kisah nyata diriku sendiri.

FF ini terinspirasi saat menonton video lama Super Juniorku. Saat itu tiba – tiba aku keinget cerita awal aku jadi ELF dan akhirnya kutulis FF ini.

Kutulis FF ini dalam satu hari. Encok beneran deh punggungku >.<

Tapi tapi.. pekerjaan belum selesai karena aku belum bikin covernya juga. Ommo~ punggung serasa mau patah >.<

Oh, iya. Gimana ceritanya? Gaje kah? Atau konyol kah? Terserah kalian sajalah yang menilai.

Aku cerewet ya? Hehehe… okelah. Akhir kata…

RCL and Thanks for Reading . . .🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s